Sejarah Mikrobiologi

Penemuan Mikroorganisme

Mahluk hidup yang tidak dapat dilihat diduga ada dan dianggap sebagai penyebab penyakit jauh sebelum mahluk hidup tersebut bisa diamati.

Antony van Leeuwenhoek (1632-1723)

mengkonstruksi mikroskop dan orang pertama yang mengamati dan mendeskripsikan mikroorganisme secara akurat.

Konflik tentang  Generasi Spontan

Usulan konsep generasi spontan meyakini bahwa organisme hidup dapat berkembang dari materi tidak hidup atau dekomposisi.

Francesco Redi (1626-1697)

membantah konsep generasi spontan dengan menunjukkan bahwa belatung pada daging busuk berasal dari telur lalat yang meletakkan telur pada daging tersebut, bukan dari daging itu sendiri

John Needham (1713-1781)

mendukung teori generasi spontan dengan menunjukkan bahwa kaldu yang dipanaskan dalam labu dan kemudian ditutup masih dapat memunculkan mikroorganisme.

Lazzaro Spallanzani (1729-1799)

menunjukkan bahwa labu yang ditutup dan kemudian dididihkan tidak ada mikroorganisme yang tumbuh, dan menyatakan bahwa udara yang masuk ke labu medium membawa benih, dan udara mungkin diperlukan untuk mendukung pertumbuhan organisme yang sudah ada di medium.

Louis Pasteur (1822-1895)

menjebak organisme yang terbawa udara dalam kapas, dia juga memanaskan leher labu angsa, mensteril meida, membiarkan labu terbuka; hasil percobaan menunjukkan tidak ada pertumbuhan organisme sebab partikel debu yang membawa organisme tidak mencapai medium; namun debu terjebak dalam leher labu; jika leher labu dipecah, debu akan mencapai medium dan organisme akan tumbuh; dengan cara ini, Pasteur telah mematahkan teori generasi spontan

John Tyndall (1820-1893)

menunjukkan bahwa debu membawa mikroba dan jika debu tidak ada, medium tetap steril, bahkan jika medium terdedah udara. Tydall juga memberikan bukti keberadaan bakteri yang resisten panas.

Mikroorganisme sebagai agen penyakit

Pengenalan hubungan antara mikroorganisme dan penyakit

Agostino Bassi (1773-1856)

menunjukkan bahwa penyakit ulat sutra disebabkan jamur

M. J. Berkeley (± 1845)

menunjukkan bahwa penyakit kentang (the Great Potato Blight) Irlandian disebabkan oleh jamur

Louis Pasteur (1822-1895)

menunjukkan bahwa penyakit (péine) ulat sutra disebabkan oleh parasit protozoa

Joseph Lister (1872-1912)

menunjukkan suatu sistem pembedahan yang dirancang untuk mencegah mikroorganisme menginfeksi luka bedah, sehingga pasiensi jauh lebih sedikit yang terinfeksi pascaoperasi;  Lister memberikan bukti tidak langsung bahwa mikroorganisme adalah agen penyebab penyakit manusia

Robert Koch (1843-1910)

yang menggunakan kritetia yang dikembangkan oleh gurunya, Jacob Henle (1809-1895), dapat menjelaskan hubungan antara Bacillus anthracis and anthrax; kriterianya dikenal sebagai postulat Koch dan masih digunakan untuk menjelaskan hubungan antara mikroorganisme tertentu dengan penyakit tertentu.

Postulat Koch:

Mikroorganisme harus ada di setiap kasus penyakit tetapi tidak ada pada individu sehat.

Mikroorganisme yang dicurigai (suspected) harus dapat diisolasi dan ditumbuhkan dalam kultur murni.

Penyakit yang sama harus timbul jika mikroorganisme hasil isolasi diinokulasi tersebut pada individu sehat.

Mikroorganisme yang sama harus ditemukan lagi dari individu yang sakit tersebut

Kerja Koch dikorfirmasi secara independen oleh Pasteur.

Perkembangan teknik untuk mempelajari patogen-patogen (mikroba)

Robert Koch dan kawan-kawan

mengembangkan teknik, reagen, dan materi lain untuk mengkultur patogen bakteri pada media padat pertumbuhan, dengan demikian mikrobiologis dapat mengisolasi mikroba untuk mendapatkan kultur murni (tunggal).

Charles Chamberland (1851-1908)

membuat filter (saringan) bakteri untuk menapis bakteri dan mikroba yang lebih besar dari spesimen; melalui teknik ini juga memungkinkan ditemukannya virus sebagai agen penyebab penyakit.

Kajian Imunologis

Edward Jenner (±1798)

menggunakan prosedur vaksinasi untuk melindungi individu dari penyakit cacar (smallpox)

Louis Pasteur (1822-1895)

mengembangkan vaksin lain untuk penyakit kolera ayam, antraks, dan rabies

Emil von Behring (1854-1917) dan Shibasaburo Kitasato (1852-1931)

menginduksi pembentuk antitoksin toksin diptera pada kelinci; antitoksin digunakan secara efektif untuk mengobati manusia dan memberikan bukti imunitas humoral

Elie Metchnikoff (1845-1916)

menunjukkan keberadaan sel fagositik dalam darah, yang menunjukkan imunitas dimediasi sel

Mikrobiologi Industri dan Ekologi Mikroba

Sergei Winogradsky (1856-1953)

yang bekerja dengan bakteri tanah menemukan bahwa bakteri tanah dapat oksidasi besi, belerang, dan amonia untuk mendapatkan energi; Winogradsky juga mengkaji fiksasi nitrogen anaerobik dan dekomposisi selulosa

Martinus Beijerinck (1851-1931)

mengisolasi bakteri pengikat nitrogen aerobik, suatu bakteri bintil akar yang mampu menambat nitrogen, and bakteri pereduksi sulfat

Beijerinck and Winogradsky

memperkenalkan pertama kali penggunaan kultur yang diperkaya dan media selektif

Anggota Dunia Mikroba

Prokariot mempunyai morfologi relatif sederhana dan tidak mempunyai membran nukleus

Eukariot mempunyai morfologi kompleks dan membran nukleus

Pada skema klasifikasi yang digunakan secara umum, organisme dibagi menjadi lima kingdom: Monera atau Prokarot, Protista, Fungi, Hewan dan Tumbuhan; Kajian ahli mikrobiologi terutama pada anggota tiga kingdom pertama dan juga virus, yang tidak diklasifikasi sebagai organisme hidup

Sekarang ini, skema klasifikasi yang terdiri dari tiga domain (Bakteri, Archaea, dan Eukaria) telah diterima secara luas

Relevansi dan Cakupan Mikrobiologi

Mikroorganisme adalah organisme hidup yang pertama kali di planet bumi, hidup di mana pun selama kehidupan memungkinkan, lebih banyak dibandingkan organisme lain, dan mungkin penyusun terbesar komponen biomasa bumi

Seluruh ekosistem tergantung pada aktivitas mikroorganisme, dan mikroorganisme mempengaruhi masyarakat manusia

Mikrobiologi mempunyai imbas terhadap banyak bidang di antaranya kedokteran, pertanian, ilmu pangan, ekologi, genetika, biokimia, dan biologi molekuler

Mikrobiologiwan dapat mendalami tipe organisme spesifik:

1

Virologiwan-viruses

2

Bakteriologiwan-bacteria

3

Phycologiwan atau Algologiwan-algae

4

Mikologiwan-Jamur

5

Protozoologiwan-protozoa

Mikrobiologiwan mungkin tertarik pada berbagai karakter dan aktivitas mikroorganisme:

1

Morfologi Mikroba

2

Sitologi Mikroba 

3

Fisiologi Mikroba 

4

Ekologi Mikroba 

5

Genetika dan Biologi Molekuler  Mikroba

6

Taksonomi Mikroba

Mikrobiologiwan dapat mengfokuskan pada aplikasi mikroorganisme:

1

Mikrobiologi Kedokteran, termasuk imunologi

2

Mikrobiologi Pangan

3

Mikrobiologi Kesehatan Masyarakat

4

Mikrobiologi Pertanian

5

Mikrobiologi Industri

 

Mikrobiologi di Masa Depan

Mikrobiologi telah dan akan terus berpengaruh terhadap masyarakat.

Ahli mikrobiologi di masa depan akan:

1

Mencoba untuk memahami secara lebih baik dan mengendalikan penyakit yang telah ada, yang muncul, dan muncul kembali.

2

Mengkaji ketekaitan antara agen infeksi dengan penyakit kronis.

3

Mempelajari lebih mendalam tentang pertahanan inang dan interaksi inang-patogen

4

Mengembangkan aplikasi baru mikroba dalam bidang industri, pertanian, dan pengendalian lingkungan

5

Masih mengungkap banyak mikroba yang belum dapat diidentifikasi dan dikultivasi

6

Mencoba memahami secara lebih baik bagaimana mikroba berinteraksi dan berkomunikasi

7

Menganalisis dan menafsirkan data yang terus meningkat dari kajian genom Melanjutkan penggunaan mikroba sebagai sistem model untuk menjawab pernyataan fundamental dalam bidang biologi

8

Memperkirakan dan mengkomunikasikan dampak potensial penemuan dan teknologi baru terhadap masyarakat

 

Sumber : http://01mikrobiolunsoed.wordpress.com/

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: