PAKEM 7 (sambungan)

1. Karakteristik Model Pembelajaran Latihan Inkuari

a. Sintaks

Model pembelajaran latihan inkuari ini memiliki lima fase sebagai sintaks pembelajarannya. Adapun kelima fase tersebut adalah sebagai berikut.

Fase 1

:

Berhadapan dengan masalah

Guru menjelaskan prosedur inkuari dan menyajikan peristiwa yang membingungkan.

Fase 2

:

Pengumpulan data untuk verifikasi

Menemukan sifat obyek dan kondisi. Menemukan terjadinya masalah.

Fase 3

:

Pengumpulan data dalam eksperimen

Mengenali variabel-variabel yang relevan, merumuskan hipotesis dan mengujinya.

Fase 4

:

Merumuskan penjelasan

Merumuskan aturan-aturan atau penjelasan-penjelasan.

Fase 5

:

Mengalisis proses inkuari

Menganalisis strategi inkuari dan mengembang-kannya menjadi lebih efektif.

Dari lima fase di atas, fase 2 dan 3 merupakan kegiatan eksplorasi siswa, fase 4 adalah kegiatan elaborasi, danpada fase 5, guru dapat melakukan konfirmasi.

  1. Sistem sosial

Sistem sosial dalam model latihan inkuari diharapkan bersifat kooperatif. Meskipun model ini dapat sangat terstruktur dengan sistem sosial yang dikendalikan Guru, lingkungan intelektual terbuka bagi seluruh gagasan yang relevan. Guru dan siswa berpartisipasi setara selama menyangkut adanya gagasan-gagasan. Guru harus mendorong siswa berinkuari sebanyak-banyaknya. Ketika siswa belajar prinsip-prinsip inkuari, struktur dapat meluas hingga mencakup penggunaan sumber belajar, dialog dengan siswa lain, melakukan percobaan, dan diskusi dengan Guru.

c. Prinsip reaksi

Reaksi yang paling penting yang harus diberikan Guru adalah pada fase kedua dan ketiga. Pada fase kedua, Guru harus membantu siswa melakukan inkuari, tetapi bukan melakukan inkuari sendiri untuk keperluan mereka. Apabila Guru ditanya oleh siswa yang tidak bisa dijawab “ya” atau “tidak”, Guru harus meminta siswa menata ulang pertanyaan yang akan diajukannya agar dapat dijawab oleh Guru “ya” atau “tidak” untuk menjaring mereka mengumpulkan data pada masalah yang akan diselesaikan. Pada fase terakhir, tugas Guru menjaga agar inkuari tetap terarah pada proses penyelidikan itu sendiri.

d. Sistem Pendukung

Pendukung yang paling optimal terhadap keterlaksanaan model latihan inkuari adalah adanya bahan-bahan yang akan digunakan pada saat Guru menghadapkan siswa dengan masalah. Guru harus memahami betul proses intelektual , strategi inkuari, dan sumber-sumber belajar yang ada dalam sebuah masalah.

e.     Dampak pembelajaran langsung dan iringan

Di dalam penggunaannya, model ini memiliki dampak pengajaran langsung dan iringan sebagai berikut.


Dampak langsung

Dampak iringan

Bersambung ………………………………….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: