Soal dan Pembahasan 1

  1. Dalam suatu ekosistem, organisme manakah yang memiliki jumlah terbanyak?

    A. Produsen

    B. Konsumen primer

    C. Konsumen sekunder

    D. Konsumen tersier

    E. Tergantung iklim yang ada pada ekosistem tersebut

    Jawaban : A

    Sesuai dengan piramida makanan maka organisme dengan jumlah terbanyak adalah produsen.Lihat selanjutnya

  2. Fiksasi nitrogen dalam siklus nitrogen dapat dilakukan melalui beberapa cara di bawah ini kecuali:

    A. Mikroorganisme yang ada di dalam tanah

    B. Proses industri melalui temperatur dan tekanan yang tinggi

    C. Mikroorganisme dalam nodul-nodul akar pada tumbuhan Leguminose

    D. Beberapa jenis tumbuhan yang dapat mengabsorbsi langsung gas nitrogen

    E. Ketika terjadi petir/kilat di langit

    Jawaban : D

    Tumbuhan tidak dapat langsung mengabsorbsi gas nitrogen dari udara. Yang benar adalah beberapa tumbuhan dari famili Leguminoceae berasosiasi dengan mikroba yang dapat langsung mengabsorbsi gas nitrogen dari udara. Contoh mikroba tersebut adalah Rhizobium leguminose yang berasosiasi dengan akar tanaman legum.

3. Manakah diantara pernyataan di bawah ini yang menunjukkan proses nitrifikasi pada siklus nitrogen:

A. Konversi dari ion amonium menjadi nitrat

B. Konversi dari ion amonium menjadi nitrit

C. Konversi dari gas nitrogen menjadi nitrit

D. Konversi dari gas nitrogen menjadi nitrat

E. Konversi dari nitrit menjadi nitrat

Jawaban : A

Proses nitrifikasi pada siklus nitrogen adalah proses perubahan amonium (NH) oleh bakteri nitrifikasi menjadi nitrit (NO2-) lalu dari nitrit diubah menjadi nitrat (NO3-) juga oleh bakteri nitrifikasi. Jadi hasil akhir dari proses nitrifikasi adalah nitrat.

  1. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang paling tepat dalam mendeskripsikan peran detritivor dalam siklus karbon?
    1. Merupakan mikroorganisme yang memisahkan senyawa organik dari materi yang telah mati
    2. Merupakan jamur yang menggunakan pencernaan ekstra-selular untuk memisahkan senyawa organik dari materi yang telah mati
    3. Merupakan organisme yang memakan kotoran makhluk hidup
    4. Merupakan hewan yang memperluas permukaan materi-materi yang sudah mati untuk dekomposer
    5. Merupakan hewan yang memisahkan senyawa organik dari materi yang telah mati

    Jawaban : D

    Detritivor adalah organisme yang mengkonsumsi hewan atau tumbuhan yang telah mati dan membusuk. Contoh detritivor adalah rayap, beberapa kumbang pemakan bangkai, kelabang, dll. Sedangkan dekomposer umumnya adalah mikroorganisme yang menguraikan materi-materi yang sebelumnya telah melalui proses penguraian oleh organisme detritivor. Contoh dekomposer adalah jamur, mikroba-mikroba pengurai.

  2. Manakah dari pernyataan di bawah ini yang menunjukkan faktor yang bergantung pada kepadatan populasi (density dependent factor) yang mengendalikan kepadatan suatu populasi :
    1. Insektisida yang digunakan untuk mengendalikan serangga hama
    1. Tupai yang bertahan hidup pada periode musim dingin
      1. Berkurangnya populasi burung karena kurangnya sumber makanan pada musim dingin
      2. Meningkatnya hama wereng pada pertengahan musim tanam padi
      3. Siput dalam jumlah besar yang makan pada beberapa tanaman kubis

    Pilihlah salah satu jawaban yang benar di bawah ini:

    A. I dan II

    B. I, II, dan III

    C. III dan IV

    D. III

    E. III, IV, dan V

    Jawaban : E

    Faktor yang bergantung pada kepadatan populasi (density dependent factor) adalah faktor kepadatan populasi suatu organisme yang keberadaannya mempengaruhi kepadatan populasi organisme lain. Contohnya sumber makanan burung yang berkurang karena datangnya musim dingin akan mempengaruhi kepadatan burung, burung-burung banyak yang mati karena kekurangan makanan akibatnya populasi burung pada musim dingin tidak akan sebanyak musim yang lain, artinya populasi burung bergantung pada populasi sumber makanan. Faktor yang tidak bergantung pada kepadatan populasi adalah faktor-faktor di luar organisme yang keberadaannya dapat mempengaruhi kepadatan populasi suatu organisme. Contohnya: Datangnya musim dingin dapat mempengaruhi populasi tupai dimana pada musim dingin banyak tupai yang mati karena tidak dapat bertahan hidup pada suhu yang dingin, sedangkan musim dingin sendiri tidak dipengaruhi oleh kepadatan populasi tupai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: