Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas/Semester : IX/1
Alokasi Waktu : 2 X 40 menit
Standar Kompetensi : 1. Memahami berbagai sistem dalam kehidupan manusia
Kompetensi Dasar : 1.1 Mendeskripsikan sistem ekskresi pada manusia dan hubungannya dengan kesehatan
-
Tujuan Pembelajaran
-
Melalui diskusi, siswa dapat menjelaskan pentingnya sistem ekskresi bagi tubuh manusia.
-
Melalui diskusi, siswa dapat menyebutkan organ yang berperan dalam sistem ekskresi serta zat yang dikeluarkannya
-
Melalui pengamatan, siswa dapat menjelaskan struktur anatomi ginjal
-
Melalui diskusi, siswa dapat menjelaskan proses pembentukan urin
-
-
Materi Ajar (Materi pokok)
Sistem Ekskresi
Dalam tubuh manusia dan hewan terjadi proses metabolisme. Peristiwa tersebut akan menghasilkan zat sisa atau sampah. Zat sisa yang terbentuk bermacam-macam, misalnya air, karbondioksida, dan senyawa nitrogen. Zat sisa itu harus dikeluarkan karena dapat bersifat racun bagi tubuh. Proses pengeluaran zat sisa metabolisme yang sudah tidak berguna bagi tubuh disebut ekskresi.
Ekskresi adalah pengeluaran zat sisa sebagai hasil metabolisme di dalam tubuh yang tidak berguna. Alat ekskresi pada manusia terdiri atas ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Alat-alat tersebut masing-masing mempunyai fungsi untuk mengekskresikan zat-zat tertentu.
Tabel. Alat-alat pengeluaran dan zat yang dikeluarkannya.
|
No. |
Nama alat ekskresi |
Zat yang dikeluarkan |
|
1
2 3 4 |
Ginjal
Kulit Paru-paru Hati |
Air, urea, garam, vitamin, dan obat-obatan yang berlebihan Air dan garam CO2 dan H2O Cairan empedu |
-
Ginjal
Ginjal merupakan alat ekskresi utama. Di dalam tubuh manusia terdapat sepasang ginjal, bentuknya seperti biji kacang merah dan berwarna merah. Letaknya pada rongga perut di sebelah kanan dan kiri ruas-ruas tulang punggung. Ginjal kanan letaknya agak lebih rendah daripada ginjal yang sebelah kiri karena pada rongga perut sebelah
kanan tepat di bawah diafragma terdapat hati.
a. Bagian-bagian ginjal
Ginjal tersusun atas bagian-bagian kulit (korteks), sumsum ginjal (medula), dan rongga ginjal (pelvis). Tiap ginjal manusia memiliki kira-kira 1,3 juta nefron yang berfungsi menyaring darah. Sebuah nefron tersusun atas kapsula Bowman, glomerulus, saluran berkelok-kelok, Ansa Henle, dan saluran pengumpul ginjal. Medula terdiri atas beberapa badan berbentuk kerucut yang disebut piramida. Pelvis merupakan tempat menampung urin yang terus menerus menetes sebagai hasil penyaringan dari glomerulus. Ginjal juga merupakan organ utama sistem urin. Selain ginjal, sistem urin tersusun atas ureter, kantung kemih, dan uretra.

Fungsi sistem urin adalah:
-
Mengeluarkan (mengekskresikan) zat-zat yang tidak dibutuhkan dari darah
-
Mengontrol volume darah, yaitu dengan mengeluarkan kelebihan air yang dihasilkan sel-sel tubuh
-
Memelihara keseimbangan konsentrasi garam-garam tertentu.
-
b. Proses pembentukan urin
Darah yang akan disaring mengandung sisa hasil metabolisme masuk ke ginjal melalui pembuluh nadi ginjal. Penyaringan darah pertama kali terjadi di badan Malpighi. Plasma darah dan zat yang terlarut di dalamnya disaring oleh glomerulus di dalam badan Malpighi. Proses penyaringan ini disebut filtrasi dan menghasilkan urin primer. Urin primer masih mengandung zat-zat yang diperlukan tubuh, misalnya gula, asam amino, dan garam-garam. Hasil saringan (filtrat) glomeruli selanjutnya masuk ke dalam simpai Bowman. Dari simpai Bowman, filtrat glomerulus tersebut mengalir ke tubula menuju rongga ginjal. Di dalam tubula, terjadi penyerapan kembali zat-zat yang masih berguna bagi tubuh. Peristiwa ini disebut reabsorbsi. Bahan-bahan seperti urea dan garam tidak direabsorbsi dan tetap berada dalam tubulus. Bahan yang tidak direabsorbsi bergabung dengan air menjadi urin.
Urin yang normal mengandung bahan-bahan:
-
air, urea, dan amonia yang merupakan sisa pembongkaran protein
-
garam-garam mineral terutama garam dapur
-
zat warna empedu yang memberi warna kekuningan pada urin
-
zat-zat yang berlebihan dalam darah, seperti vitamin B, obat-obatan, dan hormon.
-
Metode Pembelajaran
Model : Kooperatif tipe STAD
Metode : Diskusi
-
Langkah-Langkah Pembelajaran
Pertemuan pertama
Indikator
Membandingkan macam organ penyusun sistem ekskresi pada manusia
- Pendahuluan
-
Guru memotivasi siswa dengan menanyakan kepada siswa Mengapa setiap hari kita mengeluarkan air seni?
-
Guru menjelaskan indikator yang harus dikuasai siswa di akhir pembelajaran
- Kegiatan Inti
-
Guru meminta siswa membaca buku siswa dan meminta mereka membuat pertanyaan berdasarkan ide pokok.
-
Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok kooperatif
-
Siswa diminta mendiskusikan pengertian ekskresi, pentingnya sistem ekskresi, organ-organ yang berperan dalam sistem ekskresi serta zat yang dikeluarkannya.
-
Siswa diminta mengamati model anatomi ginjal dan mendiskusikan bagian-bagiannya serta mendiskusikan proses pembentukan urin.
-
Guru membantu siswa dalam mendiskusikan tugas yang diberikan dan mengoreksi manakala ada kekeliruan siswa.
-
Salah satu kelompok diwakili oleh seorang anggota kelompoknya diminta mempresentasikan hasil kerjanya.
-
Guru meluruskan manakala ada konsep yang keliru.
-
Guru memberi penghargaan kepada kelompok yang hasil kerjanya bagus
-
Penutup
- Guru membimbing siswa membuat kesimpulan
- Tes lisan uji kompetensi
- Guru membimbing siswa membuat kesimpulan
- Alat dan Sumber Belajar
- Buku Siswa
- Lembar Kegiatan Siswa
- Carta/Model Ginjal
- Penilaian
|
Indikator |
Teknik Penilaian |
Bentuk Instrumen |
Instrumen |
|
Membandingkan macam organ penyusun sistem ekskresi pada manusia |
Tes Tertulis |
Uraian |
|
|
|||
|
|||
|
|||
|
Kunci Jawaban
|
No. |
Instrumen |
Jawaban |
Skor |
Bobot |
|
1 |
Mengapa zat sisa metabolisme harus dibuang dari dalam tubuh? |
Zat sisa itu harus dikeluarkan karena dapat bersifat racun bagi tubuh |
1 |
2 |
|
2 |
Tuliskan 4 alat pengeluaran pada manusia dan tuliskan pula zat yang dikeluarkannya! |
Empat alat pengeluaran pada manusia dan zat yang dikeluarkan: 1. Ginjal : Air, urea, garam, vitamin, dan obat-obatan yang berlebihan 2. Kulit : Air dan garam 3. Paru-paru : CO2 dan H2O 4. Hati : Cairan empedu |
4 |
1 |
|
No. |
Instrumen |
Jawaban |
Skor |
Bobot |
|
3 |
Gambarkan struktur anatomi ginjal dan tunjukkan bagian-bagiannya! |
Struktur anatomi ginjal dan tunjukkan bagian-bagiannya![]()
|
5 |
1 |
|
4 |
Jelaskan 3 tahap pro-ses dalam pemben-tukan urin! |
Tiga tahapan pembentukan urin: 1. Filtasi: penyaringan darah 2. Reabsorbsi: penyerapan kembali 3. Augmentasi: pengeluaran zat |
3 |
2 |
|
5 |
Tuliskan 3 kandung-an urin normal! |
Urin normal mengandung:
|
3 |
1 |
Jumlah Skor Perolehan Siswa
Catatan : Nilai = —————————————— x 100 %
Jumlah Skor Maksimal
Produk
Gambarlah sistem Urin manusia pada karton manila.
Kriteria penilaian
| No. |
Aspek |
Skor |
Bobot |
Skor Maks. |
| 1 | Kelengkapan | |||
| a. Lengkap (keterangan) |
3 |
|
||
| b. Agak lengkap |
2 |
5 |
15 |
|
| c. Kurang lengkap |
1 |
|||
| 2. | Kesesuaian | |||
| a. Sesuai |
3 |
|
||
| b. Agak sesuai |
2 |
5 |
15 |
|
| c. Kurang sesuai |
1 |
Skor nilai : ∑ (Nilai Perolehan x bobot) = 30
Skor anak : ∑ (Nilai Perolehan x bobot) = 10
5
Mengetahui Kasimbar, Juli 2009
Kepala Sekolah, Guru Mata Pelajaran,
K A S M A N , S.Pd. Drs. SUKADI
NIP. 196206161988031015 NIP: 196912162000121004









Posted by lucifer on 20 Juli 2010 at 10:56 pm
smpn 213
Posted by lucifer on 20 Juli 2010 at 10:56 pm
buat tugas dari pak mantri